Skip to Content
Loading
MI Ma'arif Gintungreja
MI Ma'arif Gintungreja
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Biografi Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari: Ulama, Pejuang, dan Pendiri Nahdlatul Ulama

Biografi Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari: Ulama, Pejuang, dan Pendiri Nahdlatul Ulama

Kiai Haji Muhammad Hasyim Asy'ari adalah figur sentral dalam sejarah Islam dan kebangsaan Indonesia. Beliau dikenal sebagai ulama mahaguru, pahlawan nasional, dan pendiri Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia yang menjadi benteng Islam tradisionalis dan pilar penting dalam perjuangan kemerdekaan bangsa.
Potret KH. Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama
Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari, Mahaguru dan Pahlawan Nasional Indonesia.

Kelahiran, Keluarga, dan Wafat

Muhammad Hasyim, nama kecil beliau, dilahirkan pada di Jombang, Jawa Timur. Beliau adalah putra ketiga dari pasangan Kiai Asy'ari dan Nyai Halimah, dari keluarga pesantren yang agamis.

Lahir: 14 Februari 1871, Jombang, Jawa Timur
Wafat: 25 Juli 1947 (umur 76), Jombang, Indonesia

Pendidikan dan Perjalanan Intelektual

Sejak kecil beliau belajar langsung kepada ayah dan kakeknya, lalu menimba ilmu di berbagai pesantren di Jawa dan Madura. Pada tahun 1892, beliau berangkat ke Mekkah dan berguru kepada ulama besar seperti Syekh Mahfudz at-Tarmasi dan Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi.

Peran Sentral dalam Sejarah Bangsa

Pendirian Pesantren Tebuireng (1899)

Pada 3 Agustus 1899, KH. Hasyim Asy'ari mendirikan Pesantren Tebuireng di Jombang yang kini menjadi salah satu pesantren terbesar di Indonesia.

Kelahiran Nahdlatul Ulama (1926)

Pada 31 Januari 1926, beliau memprakarsai berdirinya Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam terbesar di Indonesia, dan diangkat sebagai Rais Akbar pertama.

Resolusi Jihad (1945)

Pada 22 Oktober 1945, beliau mengeluarkan fatwa Resolusi Jihad yang menyerukan wajibnya umat Islam berperang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Fatwa ini menjadi dasar semangat pertempuran 10 November di Surabaya.

Karya dan Pemikiran

KH. Hasyim Asy'ari meninggalkan banyak karya, di antaranya Adab al-'Alim wa al-Muta'allim, Risalah Ahlussunnah wal Jama'ah, dan Al-Qanun al-Asasi.

Karya Pilihan KH. Hasyim Asy'ari
JudulDeskripsiTema
Adab al-‘Alim wa al-Muta’allimEtika guru dan murid dalam mencari ilmu.Pendidikan
Risalah Ahlussunnah wal Jama'ahMenegaskan ajaran Aswaja.Akidah
Al-Qanun al-AsasiDasar ideologi NU.Organisasi

Warisan Abadi

Warisan terbesar beliau adalah Nahdlatul Ulama dan Pesantren Tebuireng. Keduanya terus menjadi penjaga Islam moderat di Indonesia. Atas jasa-jasanya, beliau dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 17 November 1964.

Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?